Rabu, 07 Januari 2015

BEBAS

beautifulindiewhores.tumblr.com
Salah satu hal paling besar dalam hidupku yang ingin aku rasakan adalah merasakan hakikat bebas yang sebenarnya, bukan bebas yang terbatas atau dibatasi.
Iya bukan bebasnya orang yang sedang mengambil cuti liburan yang dibatasi waktu,atau
Bebasnya anak kecil bermain hujan selama ibu mereka belum datang.
Kau tau aku ingin sekali pergi jauh dalam  waktu yang cukup lama dan meninggalkan semua zona nyaman yang tersimpan rapi disini.
Ingin sekali pergi merasakan hal baru tanpa dipengaruhi oleh rasa takut yang selalu membatasi
Lama aku pertimbangkan, aku takut kalau ini hanya ambisi anak muda yang selalu ingin pergi jauh
Tapi tidak, sejarah menunjukkan bahwa orang-orang sebelumku hakikatnya adalah seorang musyafir
Yaa seseorang selalu melakukan perjalanan panjang dan tentunya karena dilandasi imanya pada Allah
Jadi tidaklah salah jika kita ingin pergi jauh selama niat pergi masih dalam lindungan-Nya.

Tidakkah kau penasaran ??
Bagaimana rasanya berjalan sendiri tanpa satu orangpun yang kau sapa dan tidak menyapamu karena hari itu adalah hari pertamamu mengunjungi tempat itu,
Tidakkah kau penasaran ??
Bagaimana rasanya menghabiskan waktu duduk ditaman sambil membaca habis satu novel romance dan mendengar orang bercakap-cakap tanpa satupun kau mengerti bahasanya,
Aku,aku sungguh penasaran dan ingin sekali merasakannya.

Rasanya ingin pergi ketempat yang dapat membuatmu mengeluh dan bersyukur diwaktu yang sama,
Rasanya ingin sekali pergi ketempat yang hanya mengenalmu sebagai orang baru dan ingin mengenalmu sebagaimana dirimu,
Aku,aku sungguh ingin merasakannya

Dan suatu hari nanti aku akan menjadi seorang musyafir dengan niat ilmu karena Allah,
Pergi melangkahkan kaki ke negeri yang telah aku pahat dalam hati.
Menembus batas bebas yang selama ini mengikat dan menjadi diriku yang sebenarnnya
Dan bukan karena siapa dan untuk siapa, melainkan

Berkat Tuhan,malaikat penolongnya, dan usahaku sendiri.

0 komentar:

Posting Komentar

 
© Copyright 2035 Adhe Siska
Theme by Yusuf Fikri